Latest topics
» Good Morning from Angkok Wat, Siem Reap, Cambodia
Mon Feb 20, 2017 9:15 am by Lyn Asiana Travel

» Sekilas tentang Australia
Thu Feb 09, 2017 3:52 pm by engres

» Fr : Taiwan
Thu Feb 09, 2017 3:19 pm by engres

» THE PIKAS PIKASTO DAN BANYUWONG
Sat Jan 14, 2017 2:12 pm by ventrapoint

» Makanan khas padang
Sat Jan 14, 2017 2:06 pm by ventrapoint

» Salam kenal dari Jakarta
Sat Jan 14, 2017 2:04 pm by ventrapoint

» Good morning from Co To Island, Quang Ninh Province, Vietnam!
Wed Jan 11, 2017 8:15 am by Lyn Asiana Travel

» Wisata kuliner Dieng
Tue Jan 10, 2017 3:09 pm by engres

» 10 Makanan Khas Terlezat Inggris
Tue Jan 10, 2017 3:03 pm by engres

Top posting users this month


Dieng culture festival

View previous topic View next topic Go down

Dieng culture festival

Post by Indotravelclub on Fri Aug 12, 2016 11:22 am

Dieng culture festival






Sejak diadakan pertama kalinya 6 Tahun yang lalu, Festival Budaya Dieng menjadi salah satu ikon tersendiri dari sekian banyak hal istimewa yang bisa ditemui di seputar wisata Dieng. Tahun demi Tahun konsep acara Festival Dieng kian matang dan bervariasi. Minat masyarakat dan wisatawan terhadap ajang pesta budaya ini pun kian besar ditandai dengan selalu ramainya acara ini dikunjungi setiap Tahunnya.
Jika Festival Dieng ke-5 dilaksanakan pada akhir agustus 2014 dan pada tahun berikutnya digelar pada akhir Juli hingga 2 Agustus 2015. Untuk tahun ini menurut situs resminya di www.dieng.id Festival Dieng ke7 di agendakan mulai tanggal 5 sampai 7 Agustus 2015 dengan agenda sebagai berikut.

Ruwatan Rambut Gimbal

Ruwatan Rambut Gimbal merupakan inti acara Dieng Culture Festival sekaligus Tradisi yang melatar Belakangi lahirnya Dieng Culture Festival. Upacara pemotongan rambut anak-anak di sekitar dieng yang memiliki rambut Gimbal atau dikenal juga dengan sebutan anak Bajang ini memang sudah menjadi Tradisi turun temurun di Dieng. Anak Bajang atau anak Berambut Gimbal memang memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat Dieng. Ada mitos dan legenda menarik seputar anak rambut Gimbal, dimana konon anak Bajang atau anak berambut Gimbal ini merupakan titisan Kiai Kaladete yang adalah tokoh yang pertama kali membuka desa di wilayah pegunungan Dieng. Menurut Cerita masyarakat setempat, Kiai Kaladete bersumpah tak akan memotong rambutnya sebelum desa yang dibangunnya menjadi Makmur. Kelak, keturunannya akan mempunyai ciri seperti dirinya sebagai pertanda bahwa anak tersebut akan membawa kemakmuran bagi desa yang ditinggalinya.

Jazz

Jazz memang punya kaitan erat dengan akulturasi budaya, karena musik jazz sendiri sebenarnya merupakan hasil akulturasi budaya Afrika barat dengan Eropa. Jadi memang relevan jika Jazz atas Awan menjadi salah satu Acara menarik yang disajikan di Dieng Culture Festival. Menikmati alunan musik Jazz yang tenang namun tetap bernuansa enerjik di dinginnya suhu Dieng sembari menikmati Jagung Bakar dan Purwaceng akan menjadi moment-moment istimewa bagi para Pengunjung. Tahun lalu, Jazz atas awan menampilkan 13 group jazz yaitu AbsurdNation (Semarang), Sekawan & Friends (Salatiga), Dawai & The Ethnicity (Bandung), Gubuk Poci Jazz (Tegal), Japra (Jakarta), Lune Acoustic (Jakarta), Jess Kidding (Purwokerto), R & Groove (Banjarnegara), Mosya (Wonosobo), Summer House Project (Semarang), Sounday (Jakarta), Pandawa (Dieng),  4U feat JAM (Yogyakarta). Bagaimana dengan tahun ini?

Festival Lampion dan Kembang Api

Ribuan Pendar cahaya emas darilampion-lampion yang diterbangkan secara serentak oleh pengunjung Dieng Culture Festival, disusul semarak kembang Api menciptakan nuansa yang sulit digambarkan dengan kata-kata. Malam di Dieng akan diselimuti suasana romantis dalam Festival Lampion dan kembang api yang merupakan salah satu Agenda di Dieng Culture Festival.

Indotravelclub

Posts : 15
Join date : 2016-08-04

View user profile

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum